Ingin Anak Homeschooling, Pahami Dulu Plus Minusnya

537440_620

TEMPO.CO, Jakarta – Berdasarkan catatan statistik Pusat Pendidikan Nasional Amerika Serikat, ada sekitar 3 persen anak usia sekolah di sana belajar di rumah. Itu memang hanya sebagian kecil. Namun, jumlahnya lebih dari 1,5 juta siswa dan tampaknya akan berkembang selama beberapa tahun ke depan.

Ada banyak alasan untuk memilih homeschooling. Sebelum membuat keputusan menggunakan metode untuk pendidikan anak, tanyakan pada diri sendiri tujuh pertanyaan ini, dilansir Familyshare.

*Pengetahuan tentang homeschooling
Cari informasi yang detail tentang homeschooling. Coba cari komunitas yang telah menerapkan homeschooling. Kebanyakan homeschooler senang bertemu pemula yang sedang mencari informasi tentang homeschooling. Mereka dengan senang hati memberikan informasi tentang metode ini
*Fasilitas yang dimiliki
Tanpa dukungan dan fasilitas yang tepat, metode ini dapat berdampak buruk. Sebelumnya, cari tahu tentang fasilitas dan kegiatan yang dapat digunakan pada penerapan metode homeschooling. Buat jaringan dengan mereka yang sudah menerapkan metode ini. Diskusikan juga dengan relasi ataupun keluarga apa yang dapat mereka bantu lakukan sebagai fasilitator pembelajaran. Hal ini merupakan alternatif jika anak jenuh. Keputusan harus kesepakatan kedua orang tua, tidak hanya salah satu pihak. Komitmen kedua orang tua untuk menerapkan metode homeschooling agar kegiatan ini berjalan denhgan baik.

*Kebijakan pendidikan dari pemerintah
Setiap negara mempunyai kebijakan tersendiri. Bahkan, ada negara yang tak mengizinkan homeschooling sama sekali. Cari informasi tentang kebijakan pendidikan, terutama yang berkaitan dengan homeschooling, baik untuk sekolah dasar, sekolah menengah, maupun perguruan tinggi.

*Biaya yang dikeluarkan
Sebagian orang memilih untuk sekolah di rumah untuk menghemat biaya. Mereka melihat homeschooling sebagai alternatif biaya dibandingkan sekolah swasta. Biaya homeschooling mungkin terjangkau, namun perlu dipertimbangakan biaya penyetaraan, kurikulum, guru privat, dan kursus daring, jika diakumulasi bisa jadi lebih mahal. Sebagian besar keluarga homeschooling memiliki setidaknya salah satu orang tuanya penuh tinggal di rumah.

*Motivasi
Ada banyak alasan untuk memutuskan homeschooling. Di antara alasan itu itu adalah ketakutan orang tua anak akan mendapat tekanan tinggi di sekolah. Maka, orang tersebut memutuskan demi keselamatan, keamanan, dan pendekatan santai untuk pembelajaran anak. Homeschooling jangan sampai menjadi alat mengisolasi anak. Pertimbangkan dengan bijak semua alasan kenapa homeschooling, identifikasi apa keuntungan dan kelemahan.

*Karakter anak
Setiap anak unik. Mereka berbeda satu sama lain. Ada anak yang cocok dengan metode ini. Ada juga anak yang dapat berkembang dengan baik di sekolah. Orang tua harus sadar potensi anak.

*Terbuka dan fleksibel
Banyak hal yang berbeda dari homeschooling dibandingkan metode sekolah konvensional. Orang tua harus dapat mengatur dan membaca minat anak. Semua anak belajar dengan cara berbeda.Orang tua akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk memberikan fasilitas anak belajar. Orang tua peka memberikan apa yang paling menarik dan paling menyenangkan bagi pembelajaran anak. Fleksibel terhadap perubahan, berpikiran terbuka dalam menyesuaikan pemberian metode pembelajaran, pembelajaran yang inspiratif dan unik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Hello, Homeschooling Talenta is here..
What do you want to know about this school ?